Category: Kakap

Informasi terkini terkait acara Kajian Kamis Progres (undangan terbuka umum)

  • KAKAP 31/3: Persiapan Ekonom Rabbani Menyambut Bulan Suci

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam , pernah mengeluh kepada Allah Subhanahu wata’ala, mengapa umur umat rasulullah tergolong pendek bila dibandingkan dengan umat lainnya. Oleh karena itu Allah memberikan 1 bulan istimewa dimana didalam bulan tersebut ada malam yang lebih baik dibanding dengan 1000 bulan, yaitu malam lailatul qadr, dan bulan istimewa tersebut ialah bulan suci Ramadhan.

    Dan tujuan dari penciptaan manusia adalah agar manusia beribadah oleh Allah. Oleh karena itu Ibadah sekecil apapun diperlombakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

    Selayaknya perlombaaan pada umumnya, setiap peserta perlombaan tersebut pasti akan mempersiapkan diri dengan baik agar bisa mengikuti dan menyelesaikan perlombaan tersebut dengan baik.

    Begitu pula Ramadhan, Ramadhan merupakan bulan istimewa dimana Allah memperlombakan sebuah  perlombaan yang diikuti oleh banyak pemain – pemain kelas berat yang telah mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari demi meraih predikat ahli Taqwa selama bulan tersebut.

    Oleh karena itu, sebagai seorang muslim yang baik perlu bagi kita untuk mempersiapkan diri dengan baik agar bagaimana caranya selama masa perlombaan tersebut kita bisa tetap on the track dalam menjaga kualitas dan kuantitas ibadah kita. Dan kita akhirnya bisa mendapat rahmat, ampunan, serta pembebasan api neraka dari Allah subhanahu wata’ala.

    Dan persiapan-persiapan yang harus dilakukan oleh para ekonom rabbani sebelum menjalankan perlombaan dalam bulan suci Ramadhan, diantaranya:

    1. Persiapan Jasadiyah

    Yaitu persiapan fisik agar kita terbiasa dan tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Persiapan tersebut diantaranya, menjaga pola makan sebelum berpuasa, dan selama menjalankan ibadah puasa, menjaga emosi, karena emosi memengaruhi kesehatan jasmani seseorang, rutin melaksanakan olahraga, dan istirahat yang cukup, agar pada siang hari kita tidak terlelap seharian.

    • Persiapan Ruuhiyah

    Melatih diri untuk senantiasa melakukan ibadah wajib, ibadah sunnah, dan memanajemen waktu agar ibadah tersebut bisa terealisasikan dengan konsisten kalau bisa bertambah.

    • Persiapan Ilmiyah

    Yaitu persiapan seputar keilmuan terkait bulan ramadhan, mengapa persiapan ini penting, karena dengan mengetahui dan mengenal sesuatu maka ikatan kita dengan sesuatu tersebut akan semakin lekat dan kuat. Begitu pula dengan bulan ramadhan, dengan mengetahui segala sesuatu tentangnya maka semakin dekat pula kita dengannya, dan semakin semangat pula kita dalam mengejar keutamaanya. Persiapan tersebut bisa dilakukan dengan mengikuti kajian-kajian bulan ramadhan, menggali keutamaan bulan ramadhan, mengetahui amalan-amalan dibulan puasa, mengetahui fiqh ibadah di dalamnya, seperti fiqh puasa, fiqh taraweh, dan fiqh zakat fitrah.

    Seputar Zakat Fitrah

    1. Wajib zakat fitrah dimulai sejak masuknya tanggal 1 syawal sampai waktu pelaksanaan sholat ied.
    2. Boleh menta’jil (Mendahulukan pembayaran zakat fitrah) sebelum tanggal 1 syawal mulai tanggal 1 – 30 Ramadhan dengan catatan sebagai berikut:
    3. Orang yang dahulu menjadi mustahiq zakat pada saat wajib zakat fitrah masih berstatus mustahiq zakat.
    4. Dan pemberi zakat statusnya masih wajib zakat hingga tanggal 1 syawal.
    5. Waktu makruh mengeluarkan zakat yaitu setelah sholat ied sampai terbenamnya matahari pada 1 syawal.
    6. Waktu haram mengeluarkan zakat fitrah adalah mulai tanggal 2 Syawal (terhitung dari terbenamnya matahari).
  • Investasi Emas Tempo Dulu dan Sekarang

    Investasi Emas Tempo Dulu dan Sekarang

    Investasi emas menguntungkan apa tidak? Emas hingga kini masih menjadi salah satu cara investasi yang diminati berbagai kalangan.
    ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
    Ekonom Rabbani❓ .. BISA
    Ekonom Rabbani❓ .. BISA
    Ekonom Rabbani❓ .. LUAR BIASA
    Progres❓ … CERIA

    ✨Kastrat Proudly Present✨

    KAKAP (Kajian Kamis Progres)

    Investasi emas menguntungkan apa tidak?

    Emas hingga kini masih menjadi salah satu cara investasi yang diminati berbagai kalangan, mulai dari orang tua hingga milenial. Alasan kenapa emas masih jadi investasi favorit adalah karena dianggap lebih mudah dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya, seperti saham atau reksa dana.

    Lalu bagaimana perkembangan Investasi Emas di Indonesia?

    Temui jawaban tersebut di KAKAP kali ini dengan tema:

    ” Investasi Emas Tempo Dulu dan Sekarang “

    Bersama pemateri:
    👤 Kang May
    (CEO PT. Emas Optimasi Abadi (EOA))

    Moderator:
    👤Muhammad Murtado
    (Pengurus Divisi RnD 20/21)

    Pada:
    📆 Kamis, 29 April 2021
    ⏰ 16.00 WIB – Selesai
    📱 Google Meet
    https://meet.google.com/mpt-wmch-rmz

    ✨ So, what are you waiting for? Let’s come and Join Us ✨

    Catatan bahan bacaan:
    https://www.banksinarmas.com/id/artikel/masa-depan-keuangan-makin-bersinar-dengan-investasi-emas
    ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
    👥: Progres Tazkia.
    🐦: @KSEI_Progres.
    📷: instagram.com/progrestazkia
    🌐: www.kseiprogres.com
    🎥Youtube: Progres Tazkia

  • Berkah Ramadan: Ekonomi Lebih Baik

    Berkah Ramadan: Ekonomi Lebih Baik

    Kastrat Proudly Present
    KAKAP (Kajian Kamis Progres)

    Di tengah jalan terjal meniti pemulihan ekonomi dimasa Pandemi Covid-19, bulan suci Ramadan diharapkan dapat memacu aktivitas ekonomi di berbagai level dan dapat membawa berkah bagi banyak orang terutama bagi ekonomi nasional.

    Lantas, bagaimana Ramadan dapat mendatangkan keberkahan bagi ekonomi?

    Temui jawaban tersebut di KAKAP kali ini dengan tema:

    Berkah Ramadan: Ekonomi Lebih Baik

    Bersama pemateri:
    👤Ustadz Muhammad Isa, M.E.I
    (Dosen IAI Tazkia)

    Moderator:
    👤Naufal Rizqullah Al Banjari
    (Mahasiswa IAI Tazkia’18)

    Pada:
    📆 Kamis, 22 April 2021
    ⏰ 16.00 WIB – Selesai
    📱 Zoom Meeting:

    Link Zoom

    Meeting ID : 832 3600 9054
    Passcode : kakap

    ✨ So, what are you waiting for? Let’s come and Join Us ✨
    ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
    👥: Progres Tazkia.
    🐦: @KSEI_Progres.
    📷: instagram.com/progrestazkia
    🌐: www.kseiprogres.com
    🎥Youtube: Progres Tazkia

  • Zakat Optimization: The Big Mission of Indonesia

    Zakat Optimization: The Big Mission of Indonesia

    Ekonom Rabbani❓ ..BISA
    Ekonom Rabbani❓ ..LUAR BIASA
    Progres❓ … CERIA

    Kastrat Proudly Present
    KAKAP (Kajian Kamis Progres)

    Kita tahu bersama Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Diprediksi menurut Global Religious Futures pada tahun 2020 lalu yang menyatakan bahwa penduduk muslim di Indonesia mencapai 229,6 juta jiwa atau 87,2 persen dari total penduduk Indonesia. Hal ini menunjukkan potensi pengembangan zakat untuk mengentaskan kemiskinan dan berbagai program sosial kemanusiaan di Indonesia sangatlah besar.

    Lalu bagaimana dengan penyaluran zakat apakah sudah optimal dalam memberantas kemiskinan dan isu sosial kemanusiaan di Indonesia?

    Temui jawaban tersebut di KAKAP kali ini dengan tema:

    “Zakat Optimization: The Big Mission of Indonesia”

    Bersama pemateri:
    👤Ustadz Unang Fauzi, Lc., M.E.I
    (Dosen IAI Tazkia)

    Moderator:
    👤Fachrul Rozi
    (Mahasiswa IAI Tazkia 19)

    Pada:
    📆 Kamis, 18 Sya’ban 1442H / 1 April 2021 M
    ⏰ 16.00 WIB – Selesai
    📱 Zoom Meeting :
    Klik Link ini

    Meeting ID : 856 7732 2812
    Passcode : kakap

    ✨ So, what are you waiting for? Let’s come and Join Us ✨

    Catatan bahan bacaan:
    Klik disini
    ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
    👥: Progres Tazkia.
    🐦: @KSEI_Progres.
    📷: instagram.com/progrestazkia
    🌐: www.kseiprogres.com
    🎥Youtube: Progres Tazkia

  • How does Islamic Finance Deal with Deforestation

    How does Islamic Finance Deal with Deforestation

    Ekonom Rabbani❓ ..BISA
    Ekonom Rabbani❓ ..BISA
    Ekonom Rabbani❓ ..LUAR BIASA
    Progres❓ … CERIA

    Kastrat Proudly Present
    KAKAP (Kajian Kamis Progres)

    Tahukah kamu? Setiap tanggal 21 Maret diperingati sebagai Hari Hutan sedunia. Indonesia merupakan negara yang diberkahi hutan tropis terluas di dunia serta keanekaragaman flora dan fauna.

    Puluhan juta rakyat Indonesia bergantung secara langsung pada hutan. Sayangnya deforestasi selalu terjadi setiap tahun. Pada 2019 deforestasi mencapai 462,4 ribu ha. Deforestasi adalah hilangnya hutan akibat kegiatan manusia, seperti alih fungsi hutan, penebangan liar dsb.

    Padahal Pengelolaan hutan yang baik akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Lalu bagaimana Ekonomi Syariah memandang hal ini? Apakah ekonomi syariah jawaban untuk deforestasi hutan?

    Temui jawaban tersebut di KAKAP kali ini dengan tema:

    “How does Islamic Finance Deal with Deforestation”

    Bersama pemateri:
    🧕Asfa Asfia (Wakil Kaderisasi Ksei Progres 2020 – 2021)
    🧕Moderator: Evania Herindar (Sekretaris Ksei Progres 2020-2021)

    Pada:
    📆 Kamis, 25 Maret 2021
    ⏰ 16.00 WIB – Selesai
    📱 Zoom Meeting :
    Klik Disini

    Meeting ID : 890 3408 5988
    Passcode : kakap

    So, what are you waiting for? Let’s come and Join Us ‼️

    ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
    👥: Progres Tazkia.
    🐦: @KSEI_Progres.
    📷: instagram.com/progrestazkia
    🌐: www.kseiprogres.com
    🎥Youtube: Progres Tazkia

  • Eksistensi & Partisipasi Wanita dalam Membangun Peradaban

    Eksistensi & Partisipasi Wanita dalam Membangun Peradaban

    Kastrat Proudly Present
    KAKAP (Kajian Kamis Progres)

    Wanita seringkali di nomor dua kan dalam pengambil keputusan dan juga sering kali kapasitas mereka yang mengagumkan banyak diremehkan. Tapi apakah dua streotip diatas berarti wanita tidak punya peran dalam pembangunan peradaban ?.

    Temui jawaban tersebut di KAKAP kali ini dengan tema:

    “Eksistensi & Partisipasi Wanita dalam Membangun Peradaban”

    Bersama pemateri:
    Hanan Hanifa (Sharia Business Analyst)

    Moderator: Mutya Qurratu’ayuni Mustafa (Anggota Divisi RnD Progres 19)

    🎗🎗🎗🎗🎗🎗🎗🎗🎗🎗

    Pada:
    Kamis, 18 Maret 2021
    16.00 WIB – Selesai
    Zoom Meeting : https://us02web.zoom.us/j/89307349762?pwd=a24rZ1o3YnZpWTJudFhkYnU1YzcrZz09

    Meeting ID : 893 0734 9762
    Passcode : kakap

    So, Let’s come and Join Us

  • Introduction to Fintech

    Pendahuluan

    Pada tahun-tahun terakhir ini, fenomena financial technology semakin hari semakin marak dibahas dalam perbincangan baik di bidang akademisi maupun praktisi. Hal ini ditandai dengan sudah mulai munculnya regulasi dalam merespon fenomena fintech yang ada. Mulai dari Bank Indonesia yang memunculkan Regulatory Sandbox dan Fintech Office sampai OJK yng membuat Infinity. Bahkan MUI pun telah men-sahkan fatwa-fatwa dalam merespon fenomena munculnya financial technology di Indonesia.

    Definisi Fintech

    Lalu muncul pertanyaan, sebenernya apa sih yang dinamakan fintech ini ? kalau kita mengacu pada pengertian yang dikeluarkan oleh National Research Centre milik Irlandia. Fintech didefinisikan sebagai “Innovation in Financial Services” yang bisa juga kita sebut “inovasi dalam layanan keuangan”. Jadi pengertian seperti ini bisa diterjemahkan bahwa semua inovasi yang menyangkut dalam dunia keuangan bisa disebut fintech.

    Definisi yang tertuang diatas juga sangat berkaitan dengan sejarah fintech yang telah dituangkan dalam artikel yang berjudul “The Evolution of Fintech”. Berikut pembahasan lebih lengkapnya.

    Evolution of Fintech

    Mengutip dari laman resmi forbes di artikel yang berjudul “The evolution of fintech” ternyata masa-masa fintech dimulai dari tahun 1950 yaitu pada masa kemunculan kartu kredit yang bertujuan untuk memudahkan dan meringankan untuk membawa uang tunai. Lalu dilanjutkan ke dekade selanjutnya yaitu pada tahun 1960 yang pada masa itu munculnya ATM(Automatic Teller Machine) yang menggantikan teller. Kemudian dilanjutkan ke dekade berikutnya yaitu pada 1970 yang pada masa itu munculnya perdagangan saham elektronik. Kemudian ke dekade berikutnya yaitu pada 1980 dengan munculnya Bank Mainframe Computers yang berfungsi memproses data yang besar dengan kecepatan pengolahan datanya. Kemudian di dekade berikutnya yaitu pada 1990, berkembangnya internet dan e-commerce yang menghasilkan pengelan pialang saham online.

    Tanpa disadari jika kita melihat pola perkembangan lima dekade diatas telah menciptakan suatu infrastruktur teknologi yang hampir banyak orang tidak sadari tetapi sudah mendarah daging di kehidupan masyarakat. Penting dicatat bahwa, selama lima dekade tersebut perkembangan fintech telah membuat manajemen risiko, proses perdagangan, treasury management, dan alat data analisis menjadi lebih canggih pada level bank dan lembaga keuangan.

     

     

     

     

    Klasifikasi

    Setelah memahami sejarah fintech, ada baiknya kita memahami klasifikasi atau pembagian fintech yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Dalam mengakrabkan dan menyambut fenomena fintech di Indonesia. Bank Indonesia sebagai Bank Sentral membagi fintech menjadi empat klasifikasi.

    Klasifikasi pertama ialah crowdfunding dan peer to peer lending, mudahnya kalau kita kenal dengan situs seperti Kitabisa maupun Investree, seperti itulah bentuk fintech peer to peer lending maupun crowdfunding. Mudahnya, Fintech jenis ini bertujuan untuk mempertemukan antara pencari modal dengan investor baik sifatnya charity seperti kitabisa maupun komersil. Kemudian, klasifikasi yang kedua ialah market aggregator. Fungsi dari fintech ini ialah, mengumpulkan dan mengoleksi data data keuangan untuk disajikan kepada pengguna. Kemudian, klasifikasi yang ketiga ialah risk and investment management, mudahnya fintech ini berbentuk sebagai financial planner dalam bentuk digital. Lalu, yang terakhir ialah Paymet, settlement and clearing. Fintech dengan klasifikasi terakhir ini bergerak dalam gerbang pembayaran seperti paytren, dana, go pay dan fintech payment gateway lainnya.

     

    Penulis

    M. Ghifariyadi-Wakil Ketua KSEI Progres

     

     

    Sumber :

    1. Perdana, Jaka, 2018, Klasifikasi Empat Jenis Fintech Menurut Bank Indonesia, diakses tanggal 17 November 2018 di http://marketeers.com/fintech-bank-indonesia-klasifikasi/
  • Literasi Wakaf di Bogor

    Potensi wakaf di Bogor sangat besar, tetapi penghimpunannya masih kecil. Berbagai literatur menyebutkan, kecilnya ini disebabkan oleh masalah literasi. Literasi adalah pemahaman, kesadaran. Orang masih ada yang enggan untuk berwakaf karena kecilnya pemahaman mereka. Maka Research question saya adalah 1. Berapakah literasi wakaf pada penduduk Bogor?, 2. Apa hubungan antara literasi wakaf dengan profil dari masyarakat (gender, age, dan income).

    Mengapa Bogor?
    93% masyarakat kota Bogor adalah muslim.
    Masyarakat Bogor heterogen, terdiri dari berbagai suku dan agama dimana 28% adalah migrant (bukan penduduk tetap).
    Pilot project. Ini adalah project awal sambil menyempurnakan penelitian. Penelitian ini baru dipresentasikan di Turki dan belum di publish karena cakupannya masih sempit yaitu wilayah Bogor, belum skala nasional seperti jabodetabek atau skala internasional, Indonesia.

    Contoh wakaf adalah Nabawi mosque, wheel of water (uthman) yang terkenal karena rekening atas nama Usman masih mengalir sampai sekarang, Bayraha, Land of Khaibar, dan yang terakhir juga kasus jamaah haji Aceh mendapat uang saku sekitar 300 real. Ada tanah yang diwakafkan di sana untuk menampung jamaah haji Aceh, namun setela perluasan masjidil haram, tempat tersebut dijadikan hotel. Karena sudah tidak ditempati oleh jamaah haji Aceh, maka jamaah haji Aceh mendapatkan uang saku dari profit hotel tersebut.

    Legal Aspect wakaf di Indonesia:
    Fatwa MUI tahun 2002
    UU No. 41 tahun 2004
    Peraturan Pemenrintah No. 42 tahun 2006
    Peraturan Badan Wakaf Indonesia No. 4 tahun 2010

    Saya akan menerangkan hasil survey saya, tetapi sebelumnya, saya minta waktu 5 menit untuk melakukan survey kepada kalian, kira-kira pengurus progress yang aktif mendakwahkan ekonomi islam, sudah sejauh mana pemahamannya tentang wakaf.

    Financial literacy menurut OECD adalah definition of awareness, knowledge, skill, attitude and behavior necessary to make sound financial decisions and ultimately achieve individual financial wellbeing. Based on the definition, wakf literacy in this study consists of 3 elements:
    Theory understanding
    Willness
    Wakf performance
    Oleh karena itu kuisioner yang diajukan mencakup pemahaman tentang wakaf, seberapa jauh keinginan berwakaf, dan apakah pernah berwakaf atau tidak.

    Beberapa penelitian sebelumnya membenarkan bahwa salah satu masalahnya terdapat pada pemahaman. Menurut Siswantoro juga demikian, malasalahnya terletak pada literasi, pemahaman atau understanding. Menurut Nur Aini Muhammad Fuad, di Selangor 70% masyarakat tidak paham adanya wakaf saham. Penelitian dari Arnold et al yang melakukan survey terhadap 350 mahasiswa University of Technology Umara menunjukkan hasil bahwa mereka tidak punya informasi yang cukup tentang wakaf. Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa yang mendorong orang untuk berdonasi adalah pemahaman. Kalau seseorang paham apa itu wakaf, apa manfaatnya pasti dia akan berdonasi. Penelitian di Brunei Darussalam 50% dari responden paham wakaf, dan 20% nya pernah wakaf. Akan tetapi wakafnya hanya sebatas masjid atau tempat ibadah.

    Research method menggunakan data primer, sampling, waktunya dari Juli sampai Agustus, jumlah responden 100 orang, dan ini mengukur antara literasi dengan background dari responden. Hasilnya kebanyakan responden adalah laki-laki, umur rata-rata 25-40 tahun, pendidikan rata-rata diploma, S1, dan S2, namun ada juga beberapa yang senior high school, bisa dikatan responden adalah educated profile. Responden income rata-rata di bawah Rp 5.000.000.

    Terkait pemahaman
    Objek wakaf
    Makanan dan minuman sebagai objek wakaf, 26% responden mengatakan bisa. Sebenarnya tidak bisa karena makanan dan minuman tidak tahan lama.
    Wakaf dalam bentuk logam mulia atau uang, sebagian besar sudah benar mengatakan bisa.
    Wakaf dalam bentuk tanah atau bangunan, sebagian sudah betul menjawab pertanyaan ini.
    Bolehkah wakaf dalam bentuk hak kekayaan intelektual, hanya 55% yang mengatakan bisa, padahal hak kekayaan intelektual bpleh diwakafkan.
    Perlakuan terhadap harta wakaf
    Harta wakaf boleh diperjualbelikan, tidak
    Harta wakaf boleh dihibahkan, tidak
    Harta wakaf boleh diwariskan, tidak
    Harta wakaf boleh bersifat sementara, yakni dikembalikan ke pemilik asal setelah kurun waktu tertentu. Ada perbedaan pendapat, yang saya jadikan patokan adalah fatwa MUI yang ada di Undang-Undang bahwa harta wakaf bisa bersifat sementara. Tapi jarang dikampanyekan di masyarakat awam karena ditakutkan akan membuat bingung masyarakat.
    Manfaat wakaf
    Untuk manfaat saya yakin sebagian anak progress sudah paham.
    Mekansme atau prosedur berwakaf
    Wakaf dapat dimasukkan ke dalam kotak amal masjid, tidak bisa.
    Wakaf dapat diberikan langsung kepada fakir miskin, tidak bisa, itu zakat namanya.
    Wakaf harus melalui lembaga atau perorangan yang bertindak sebagai madzir, 29% masyarakat tidak paham tentang harus adanya nadzir.
    Wakaf cukup dengan lisan, tanpa bukti tertulis, masih banyak masyarakat yang mengatakan tidak penting adanya bukti tertulis, padahal sekarang semua legalitas harus ada sertifikatnya.
    Apakah anada mengetahui BWI? Saya yakin sebagian besar kalian tahu.
    Apakah anda mengetahui lembaga social yang menerima wakaf? Saya yakin semua tahu.
    Apakah anada mengetahui bahwa wakaf uang dapat dibayarkan melalui lembaga keuangan syariah? Saya yakin anak progres tahu.
    Secara umum level of understanding, yang betul-betul paham tentang wakaf, yang benar-benar paham 2%, paham 31%, cukup paham 33%, kurang paham 26%, tidak paham 8%.

    Terkait willness
    Hasilnya yang mengatakan sangat ingin wakaf hanya 37 orang, dan yang kuat keinginannya sekitar 45 orang., masih ada yang pesismis tidak ingin wakaf. Beberapa mengatakan kendalanya pada uang.

    Wakaf performance
    Ketika dittanya pernah wakaf atau tidak, Alhamdulillah 47% mengatakan pernah berwakaf. Rata-rata wakafnya dalam bentuk aset, sekitar 70% wakafnya dalam bentuk uang. Kebanyakan mereka wakaf melalui masjid, bebrapa juga melalui orang yang mereka hormati. Ketika ditanya kenapa mereka berwakaf, mereka menjawab untuk mendapat reward atau pahala dan ridha Allah SWT, dan sebagian beralasan untuk menolong dan membantu orang lain. Sebagian lain ditanya mengapa tidak mau berwakaf, mereka menjawab tidak punya uang.

  • Undangan KAKAP 21/12/2017

    Undangan KAKAP 21/12/2017


    Assalamu’alaikum wr. wb.

    Di tengah permasalahan sosial masyarakat Indonesia, khususnya di Bogor, eksistensi lembaga wakaf menjadi sangat urgen dan strategis. Wakaf menekankan pentingnya kesejahteraan ekonomi (dimensi sosial). Lalu bagaimana Pemahaman Masyarakat terkait wakaf dan kesadaran akan Urgensi Wakaf ini sendiri?
    *Penasaran kan???* ??
    Pengen tahu jawabanya??? ??

    *? Proudly Present?*
    *KAKAP*
    *(Kajian Kamis Progres)*

    ?Tema: *Literasi Wakaf di kota Bogor*

    ??‍♂TERBUKA UNTUK UMUM

    ??‍?Pembicara: Nashr Akbar S.E.I., M.Ec.
    ⏰ *16.00-17.30 WIB*
    ? Kamis, 21 Desember 2017
    ? *Ruangan 3.1*, Kampus STEI Tazkia Sentul City, Bogor

    ⚠COMMON GUYS, JOIN US ❗❗

    *Mari berlomba membumikan Ekonomi Islam dengan Keilmuan yg terus berkembang*

    ?Further Information:
    ?IG: @progrestazkia
    ?Fb: ksei progres tazkia 1
    ?Web: www.kseiprogres.com
    ?Youtube: progrestazkia
    ?Twitter: KSEI_progres

    ?Wassalamu’alaikum Wr. Wb. ?
    ??????????

    #ProgresCeria
    #progrestazkia
    #steitazkia
    #shariupdate
    #ekonomrabbani
    #mediakece
    #fossei
    #islamiceconomic
    #ekonomisyariah

  • KAKAP (Kajian Kamis Progres)

    Kajian Kamis Progres atau KAKAP adalah kajian rutin mingguan KSEI Progres yang diadakan setiap hari kamis. Kajian ini selaras dengan tujuan KSEI Progres divisi Kajian Strategis (KASTRAT) sebagai fasilitator pemerata keilmuan dan sebagai Ruh dari KSEI Progres. KAKAP membantu mahasiswa untuk memiliki wawasan yang luas dan kritis terkait apa yang terjadi di lingkungan dan melatih meningkatkan softskill serta wawasan dan menjadi wadah untuk da’wah ekonomi islam. Kajian Intermediate ini membahas permasalahan ekonomi terkini dalam pandangan islam dan permasalahan fiqh kontemporer.

    Key Performance Index (KPI) Kajian Strategis yang pertama adalah untuk membuka pemahaman para peserta terkait kajian yang diadakan secara konstan pada kamis sore. Pengukuran pemahaman peserta dilakukan dengan pengadaan kuis bagi para peserta pada waktu yang sudah ditentukan. KPI yang kedua adalah tercapainya target kuantitas kajian.