Mungkinkah Manusia Digantikan oleh Mesin: Sebuah Pengantar Cara Pandang Islam terhadap AI

Mungkinkah Manusia Digantikan oleh Mesin: Sebuah Pengantar Cara Pandang Islam terhadap AI

KAKAP Exsposur pada tanggal 2 Maret 2023

Pada dasarnya AI (Artificial Intelligence) tidaklah sepintar yang dipikirkan oleh khalayak ramai karena AI hanya mengerjakan apa yang diprogram atau diinstruksikan oleh manusia. Maka dari itu AI memiliki banyak jenisnya karena masing-masing AI memiliki keahlian tersendiri.

Diantara macam-macam AI ada :

– Spam Filter, AI untuk mendeteksi pesan Spam

Fraud Analysis

– OCR (Optical Character Recognation)

Face Recognition

Liveness Detection, AI yang bisa membedakan antara wajah asli dan foto

AI pun memiliki proses belajar yang unik. AI belajar ketika mereka membuat sebuah kesalahan dengan sebuah pemberitahuan dari manusia. Seperti contoh, ketika ada AI salah dalam mendeteksi spam dalam email yang masuk. Maka ketika kita memberikan instruksi (bobot) terhadap AI tersebut bahwa email yang masuk itu adalah spam. Ketika itu instruksi (bobot) tersebut akan menambah perbendaharaan program AI dan ketika mendeteksi email serupa akan langsung dimasukan kedalam kolom spam.

AI sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang. Dimulai dari permulaan pembuatan AI dari tahun 1950-1970. Lalu berkembang menjadi mesin yang bisa belajar atau Machine Learning dari 1980 dan memerlukan perkembangan yang cukup Panjang sampai 2006. Sampai pada tipe terakhir dan terbaru saat ini adalah Deep Learning dimana teknologi ini mulai merancang sebuah sistem yang mirip dan sekompleks dengan otak manusia.

Perkembangannya sendiri AI tidak hanya memiliki beberapa jenis akan tetapi juga untuk mempelajari AI membutuhkan beberapa cabang pengetahuan diantaranya : 

  • Machine Learning
  • Natural Language Processing
  • Expert Systems
  • Speech Recognition
  • Vision
  • Robotics
  • Planning

Contoh menarik untuk AI yang sudah banyak memiliki perkembangan adalah Chat GPT yang memiliki beberapa tipe program seperti Language Model (melengkapi kalimat), Generative Pre-Trained Transformer dan Supervised Learning dan telah memiliki 1,5 miliar parameter dengan berbagai macam instruksi (bobot) untuk memperkaya Chatbot.

Leave a Reply