Press Release: Kajian Matrikulasi

Alhamdulillah pada hari Sabtu, 12 Maret 2022 dan Senin, 21 Maret 2022 kami divisi Kajian Strategis (Kastrat) telah melaksanakan kegiatan Kajian Matrikulasi di asrama Dramaga dan juga asrama Cilember. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa/i matrikulasi terkait isu ekonomi yang tengah terjadi sehingga dapat menumbuhkan rasa keingin tahuan untuk memperdalam ekonomi syariah. Tak lupa kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahim KSEI Progres kepada keluarga besar matrikulasi agar dapat memperkuat ukhwah dakwah ekonomi Islam.

Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama KSEI Progres dengan pembina Matrikulasi dan pihak BIMM. KSEI Progres mengambil peran selaku event organizer selama acara berlangsung dan pihak BIMM selaku penyedia tempat serta pengundang peserta acara atau dalam hal ini adalah mahasiswa/i Matrikulasi. Kegiatan ini mengambil tema “Lebih dekat dengan Ekonomi Syariah” dengan judul “Binary option: Gambling or Trading?” Pembicara pada kegiatan ini terdiri dari empat orang kader KSEI Progres yaitu M Fadhlan Haikal dan M Rizqi Khairul Hakim untuk di asrama Cilember, serta Silvya Eka Marenza dan Mutya Qurratu’ayuni untuk di asrama Dramaga. Kegiatan dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al- Qur’an, penyampaian materi, tanya jawab, sosialisasi KSEI Progres, penyerahan doorprize bagi peserta yang memberikan tanggapan, doa, dan penutup.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa/i asrama matrikulasi Dramaga & Cilember. Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB di asrama matrikulasi Dramaga dan 20.00 WIB di Cilember. Terdapat pergantian jadwal kegiatan pada asrama cilember yang semula di jadwalkan tanggal 12 maret 2022 berpindah ke tanggal 21 maret 2022. Sepanjang acara semua berlangsung hikmat tanpa ada masalah yang bisa merusak jalannya acara.  Acara selesai pada pukul 17.30 WIB untuk asrama Dramaga dan 21.30 WIB untuk asrama Cilember. Saran untuk acara kedepannya adalah menjaga komunikasi dengan pihak BIMM dan pembina agar tidak terdapat miss Comunication yang dapat mengganggu jalannya acara

Setelah pemateri memaparkan dibukalah sesi tanya jawab bagi peserta pelatihan public speaking yang ingin bertanya dibatasi hanya sebanyak 1 pertanyaan dari peserta offline dan 1 pertanyaan dari peserta online. Kemudian, pemateri menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan penanya. Setelah itu dilanjutkan dengan content challenge dalam rangka pengaplikasian public speaking yang dilakukan 4 akhwat dan 1 ikhwan. Kemudian tiba di penghujung acara yang ditutup dengan pembacaan do’a dan penyerahan doorprize serta sesi foto bersama.

Leave a Reply