Wakaf Uang & Wakaf Melalui Uang

Wakaf Uang & Wakaf Melalui Uang

Sebagai salah satu instrumen filantropi Islam, wakaf dinilai memiliki dampak dan manfaat yang luar biasa. Dihuni oleh mayoritas penduduk muslim, potensi wakaf di Indonesia dalam Insight KNKS edisi ke empat 2019 tercatat sebesar Rp 377 triliun untuk cash waqf, dan 420 ribu luas tanah wakaf yang jika dirupiahkan mencapai Rp 2.000 triliun. Seiring berkembangnya zaman, wakaf uang dinilai menjadi salah satu jenis wakaf yang fleksibel dan cocok untuk diterapkan era digital seperti saat ini. Untuk menyebar luaskan wakaf uang kepada masyarakat Indonesia, pada tanggal 25 Januari 2021 Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Lalu, tahukah kamu ada dua istilah dalam wakaf uang. Kedua hal tersebut adalah wakaf uang, dan wakaf melalui uang. Apa sih wakaf uang? Wakaf uang adalah wakaf yang dilakukan oleh seseorang kepada Lembaga Keuangan Syariah-Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU). Yang mana nanti LKS-PWU akan mengelolanya dengan diinvestasikan melalui produk bank syariah seperti tabungan atau deposito. Bagi hasil dari investasi tersebut akan disalurkan kepada penerima wakaf (mauquf ‘alaih). Selain melalui produk perbankan syariah, wakaf uang juga memiliki bentuk yang lebih bervariatif yaitu Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) yang menghubungkan wakaf dengan salah satu instrumen investasi berbasis syariah yaitu sukuk. Kabar gembiranya pemerintah di pekan kedua bulan april tahun ini mengeluarkan CWLS Ritel Seri SWR002 setelah seri yang pertama di tahun 2020.

Yang kedua adalah wakaf melalui uang. Wakaf ini sering terjadi di masyarakat, yaitu penyaluran uang langsung kepada pengelola wakaf (nadzir) untuk mengadakan harta benda wakaf seperti pembangunan masjid, madrasah, rumah sehat, dan lain sejenisnya. Wakaf jenis ini pada awalnya memang belum memiliki regulasi sendiri, seperti undang-undang, atau Peraturan Menteri Agama. Akan tetapi Badan Wakaf Indonesia (BWI) akhirnya mengeluarkan Peraturan Badan Wakaf Indonesia No.1 Tahun 2020 terkait wakaf melalui uang. Digitalisasi turut mempermudah penyaluran wakaf, bahkan sebelum diresmikannya GNWU, sudah ada aplikasi yang mengakomodasi penyaluran wakaf uang seperti e-Salaam dari CIMB Niaga Syariah contohnya. Selain itu bagi kamu nasabah Bank Syariah Indonesia, dalam mobilebankingnya sudah terdapat bagian tersendiri untuk menyalurkan wakaf uang. Ada sekitar 3 opsi yang dapat dipilih, mulai dari Wakaf Uang Selamanya, Wakaf Uang Temporer, hingga Wakaf Melalui Uang. Dan masya Allah nominal yang dapat disalurkan mulai dari Rp 5.000. Jadi, bagaimana? Berwakaf tidak harus menunggu banyak harta bukan? Dimulai dari diri sendiri, lalu berbagi informasi ke orang sekitar. Mari bersama-sama kita menyebarluaskan cash waqf. Semangat para ekonom rabbani, untuk mengubah nominal potensi menjadi terealisasi.  

Kembali Hadir untuk 2 Tahun Tenor, CWLS Ritel Seri SWR002 Susun Program pada Tiga Sektor

Wakaf Uang

Peranan sukuk negara di Indonesia sangat besar. Total akumulasi penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dari tahun 2008 hingga 1 Oktober 2020 mencapai Rp 1.538,43 triliun. Inovasi sukuk negara pun mulai berkembang jenisnya, mulai dari Green Sukuk, E-money SBSN Proyek, Sukuk Ritel Online, hingga yang terkini adalah Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS). Tren perkembangan wakaf uang yang terus mengalami pergerakan positif menjadi salah satu faktor dibentuknya CWLS. Setelah sukses dengan Cash Waqf Linked Sukuk seri SWR001 pada kuartal terakhir 2020, di tahun ini pemerintah tepatnya Kementerian Keuangan mengeluarkan seri kedua dari CWLS Ritel tersebut.

Apa sih CWLS itu? CWLS merupakan penyaluran wakaf uang untuk diinvestasikan pada sukuk negara yang diterbitkan oleh pemerintah. Ini merupakan salah satu upaya untuk memfasilitasi wakif dalam program pemberdayaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan. CWLS ini dikelola sesuai dengan prinsip syariah ya, dan sudah mendapatkan pernyataan kesesuaian dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia Nomor B-285/DSN-MUI/IV/2021 tepat di hari perdana penawaran SWR002.

Sama seperti Seri pertama, seri kedua memiliki tenor dua tahun dengan imbal hasil (fixed cupon) 5,57% per tahun. Mulai dari Rp 1 juta, pemerintah sangat optimis penjualan dari SWR002 akan tinggi dari SWR001 karena bertepatan dengan momen ramadhan. Selain itu juga diperkuat dengan penambahan empat Mitra Distribusi (Midis). Kamu bisa memesan SWR002 ini secara online ataupun offline. Jika online melalui Midis Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat, CIMB Niaga Syariah, dan Permata Bank Syariah. Akan ada dua Midis tambahan jika kamu memesannya secara offline yaitu Bank Mega Syariah, dan Bank Bukopin Syariah.

Timeline dari CWLS seri SWR002 adalah mulai dari tanggal 9 April sampai 3 Juni 2021 sebagai hari penawaran SWR002. Dilanjutkan tanggal 7 Juni 2021, penetapan hasil penjualan. 9 Juni 2021, penerbitan atau tanggal setelmen, dan tanggal 10 Juni 2023, jatuh tempo dari SWR002.

Program dari para nadzir mencakup tiga sektor, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Secara detail, program pendidikan di antaranya adalah Beasiswa Santri Dhuafa, Beasiswa Sang Surya, Beasiswa Mentari (BSI), Beasiswa Kaderisasi Da’i, Beasiswa Yatim Dhuafa (Bank Mega Syariah), Beasiswa Sarjana (Bank Muamalat), dan Bantuan Biaya Pendidikan Siswa Dhuafa (CIMB Niaga Syariah). Di sektor kesehatan adalah Klinik Pesantren, Indonesia Mobile Clinic (BSI), Mobile Screening Retina dan Katarak Banten (Bank Mega Syariah), dan Pengobatan Pasien Dhuafa (CIMB Niaga Syariah). Di sektor ekonomi adalah Bantuan Modal UMKM, Perberdayaan UMKM (BSI), Pemberdayaan Masyarakat melalui Ternak Hewan, Renovasi Gubug Ngaji, Lumbung Beras Wakaf (Bank Bukopin Syariah), Program Sahabat UMKM (Bank Muamalat), dan Bantuan Pembiayaan Peternakan Sapi Desa Binaan (Permata Bank Syariah).

Adapun mitra nadzirnya dari BSI adalah LazisNU, dan Lazis Muhammadiyah. Bank Mega Syariah ada Badan Wakaf Indonesia, dan Dewan  Dakwah Islamiyah Indonesia. Bank Bukopin Syariah ada Wakaf Bangun Nurani, dan Yayasan Global Wakaf. Bank Muamalat hanya satu nadzir aitu Baitulmaal Mualamat. CIMB Niaga Syariah bersama nadzir yang sangat terkenal dan masyur di masyarakat yaitu Dompet Dhuafa Republika. Dan yang terakhir Permata Bank Syariah bersama Yayasan Pesantren Islam.

Masya Allah, bagi teman-teman yang berminat ayo segera memesan SWR002. Dengan Rp 1 juta kita bisa berkontribusi dalam kebaikan, dan menjadi penggerak untuk pemerataan ekonomi di Ibu Pertiwi. Insya Allah, jika melihat karakteristik dari wakaf yang tidak berkurang nilainya, akan menjadi pahala jariyah bagi yang melakukannya.


Author : Yayu Yuningsih - @yayuningnang

Cari info tentang ekonomi syariah? Cek aja di website KSEI Progres

[Keep in touch with us].
👥: Progres Tazkia 1
🐦: @KSEI_Progres
📷: progrestazkia
🎥Youtube: Progres Tazkia

Leave a Reply