ANALISIS IFE EFE DAN CPM TERHADAP MOSQUE PERFORMANCE DALAM PEMBERDAYAAN UMAT (STUDI KASUS 3 MASJID DI TIGA KOTA : MASJID AL-LATHIIF, MASJID AL-FALAH, DAN MASJID JOGOKARIYAN)

Oleh: Hidayatul Azqia, Asfa Asfia & Evania Herindar

Permasalahan di masyarakat yang semakin kompleks dan pelik menuntut masjid untuk mampu menjadi pusat peradaban yang mampu mengakomodir kebutuhan sosial. Manajemen dan pengelolaan masjid yang profesional dan visioner diperlukan sebagai langkah konstruktif dalam meraih kejayaan islam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan contoh masjid yang berdaya dan dapat menjadi basis pemberdayaan umat dengan menggunakan metode penelitian IFE EFE dan CPM untuk mengidentifikasi keunggulan yang dimiliki ketiga masjid yang diteliti dengan harapan dapat menjadi tolak ukur pelaksanaan managemen dan pengelolaan masjid di berbagai tempat.

Adapun kekurangan yang teridentifikasi diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama dalam rangka penyempurnaan peran dan fungsi masjid. Hasil dari penelitian ini adalah ketiga masjid dalam status berdaya dengan perolehan skor IFE EFE masing-masing masjid adalah Al Lathiif 3,5-3,4, Al Falah 3,4-3,3, dan Jogokariyan 3,76-3,55 yang mengartikan bahwa ketiga masjid ini masuk ke dalam IFE EFE matrix nomor 1 yang berarti tumbuh dan kembangkan. Adapun CPM masing-masing masjid menunjukkan Al Lathiif 3,54, Al Falah 3,57, dan Jogokariyan 3,74. Dapat diartikan bahwa ketiga masjid ini memiliki keunggulan berbeda dan merupakan masjid dengan tingkat pemberdayaan umat yang telah berjalan, fasilitas memadai, jamaah yang ramai, kegiatan masjid yang hidup, dan pengelolaan keuangan rapi dan transparan. Dengan begitu ketiga masjid tersebut telah layak dijadikan sebagai role model untuk pengembangan masjid yang lain.

Leave a Reply

Close Menu