Setelah sebelumnya berhasil meraih predikat juara I dan III cabang lomba olimpiade di acara Temu Ilmiah Regional yang diadakan di UIN syarif Hidayatullah, Mahasiswa STEI TAZKIA kembali menunjukkan prestasinya dengan mendapatkan juara ke I dalam ajang perlombaan “Polytechnic Sharia Olympiad”salah satu cabang lomba di acara Olimpiade Akuntansi Pasar Modal (OAPM) 2018 yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Jakarta pada tanggal 21 Maret 2018.
Mereka merupakan mahasiswa STEI TAZKIA yang tengah kuliah di semester 4 yaitu Thufeil Muhammad Tyansyah jurusan Bisnis manajemen Syariah dan Ahmad Faruq jurusan Ekonomi Islam.
Lomba ini merupakan lomba olimpiade tentang ekonomi islam dengan mengusung tema “The Magical Power of Sharia Heals The World Economic” diselenggarakan oleh panitia Accounting Fair 2018 dan KSEI Forum Studi Ekonomi Islam (ForSEI) Politeknik Negeri Jakarta.
Kegiatan lomba olimpiade ini didahului dengan tahap penyisihan, tahap semifinal, tahap grandfinal, dan terakhir tahap final. Tahap semifinal merupakan babak penyisihan awal untuk seluruh tim (satu tim berisi dua orang) dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan essay yang dilakukan secara tulis tangan setelah itu akan dipilih 12 tim terbaik untuk masuk ke tahap semifinal, di tahap semifinal seluruh tim harus mengerjakan 50 soal pilihan ganda terkait ekonomi islam secara individu dalam waktu 60 menit dan 20 soal teka-teki silang dikerjakan secara kelompok dalam waktu 20 menit. Tahapan selanjutnya adalah tahapan final yang diikuti oleh 6 tim terbaik yang telah lolos dari babak semifinal babak ini merupakan babak cerdas cermat yang memeperebutkan 3 tiket menuju babak grand final. Terakhir babak grand final setiap tim hrus menyelesaikan studi kasus untuk memperebutkan juara 1,2 dan 3
Faruq pun menceritakan bagaimana mereka bisa lolos di tiap tahapannya, “Saat cerdas cermat saya sempat merasa down karena setelah diundi ternyata tim kami harus melawan gunadarma yang pada saat tahap penyisihan nilainya paling tinggi diantara tim lain. Akan tetapi, Alhamdulillah akhirnya saat itu kami dimudahkan sehingga kami berhasil meraih poin tertinggi di babak cerdas cermat dengan skor 295 lanjut ke final kami dimudahkan kembali karena berada diurutan ketiga atau terakhir sehingga tim kami memiliki waktu persiapan yang lebih banyak untuk study case saat itu tema yang kami dapat ialah terkait bahasan bitcoin dan setelah itu dapat pengumuman alhamdulillah tim kami menang deh..” ujarnya.
“Saya merasa apa yang selama ini saya pelajari di progres berguna banget untuk ajang perlombaan ini, karena pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan pada saat itu kebanyakan telah dibahas di acara kajian rutin bersama kita yaitu KAKAP (Kajian Kamis Progres) setiap hari kamis sore atau POFI (Pojok fiqih) setiap hari senin sore” ujar Faruq.
Tidak lupa saudara thufeil sebagai pasangan lomba bersama faruq pun merasa berkesan mengikuti ajang perlombaan ini karena selain suasana lombanya yang kompetitif dan menantang tim panitianya pun dapat dinilai bagus dalam menyiapkan acara perlombaan ini sehingga menciptakan suasana perlombaan yang bagus dan sportif.
“Selain soal ekonomi islam kami pun diberikan soal-soal terkait pasar modal dan akuntansi syariah sehingga kami pun dituntut untuk lebih menambah wawasan yang lebih banyak lagi” ujar thufeil.
“Semoga harapannya dengan ajang perlombaan ini kita dan yang lainnya bisa terus belajar lagi, terpacu lagi semangat belajarnya terutama dalam mendakwahkan ekonomi islam” tutup thufeil.
Category: Artikel
Artikel yang dimuat adalah segala artikel terkait Ekonomi Syariah yang ditulis oleh civitas Institut Tazkia dan terkhusus Pengurus KSEI Progres.
-
Mahasiswa STEI TAZKIA kembali menjuarai Olimpiade Ekonomi Syariah di tingkat Jabodetabek
-
PRESS RELEASE PRESENT 2018 (11 MARET- 13 MARET 2018)
HARI PERTAMA, MINGGU 11 MARET 2018.
Bogor – Kelompok Study Ekonomi Islam (KSEI) PROGRES, STEI TAZKIA telah menyelenggarakan pembukaan acara PRESENT (Progres Sharia Economic Event) 2018 dengan Seminar Nasional “The Optimizing The Role of Small Medium Enterprise for better Indonesia” pada tanggal 11 Maret 2018. Acara tersebut juga berkerjasama dengan Mesjid Andalusia yang bertepatan dengan kajian rutin bulanan yang dilaksanakan di Aula Alhambra Andalusia Islamic Center.
Acara dibuka pada pukul 07.00 itu menghadirkan 4 pembicara sebagai pelaku pakar ekonomi islam, adalah Dr. Muhammad Syafii Antonio, Mec selaku Pakar Keuangan dan Perbankan Syariah, lalu Yunita Resmi Sari selaku Direktur Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia, lalu Doni Tirtana selaku CEO Bebek Dower.
KSEI PROGRES mengadakan seminar nasional sebagai salah satu rangkaian PRESENT adalah bertujuan untuk semakin memperdayakan umkm serta mengembangkan umkm agar lebih terlihat di Indonesia. Dan diharapkan para masyarakat umum dan mahasiswa yang mengikuti seminar ini dapat mengambil ilmunya dari para pakar ekonomi serta CEO dari salah satu umkm yang sudah ternama di Indonesia.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Muhammad Syafii Antonio, Mec selaku Pakar Keuangan dan Perbankan Syariah dengan tema Optimalisasi Hukum Capasity Empowering untuk Meningkatkan Eksistensi UMKM. Materi kedua disampaikan oleh Yunita Resmi Sari selaku Direktur Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia dengan tema Kebijakan Pemerintah dlam memajukan UMKM Indonesia. Lalu materi ketiga disampaikan oleh Rizka Wahyu Romadhona selaku CEO Lapis Bogor Sangkuriang dengan tema Prespektif Pegiat Bisnis dalam Pengembangan UMKM, dan diakhiri pada pukul 12.00 dengan pemateri keempat adalah Doni Tirtana selaku CEO Bebek Dower dengan tema Praktik UMKM di Indonesia.HARI KEDUA, SENIN 12 MARET 2018
Bogor – Perlombaan yang ada pada PRESENT 2018 ini adalah yang pertama Olimpiade tingkat SLTA/SMA/Pesantren sederajat yang diikuti lebih dari 30 sekolah yang ada di Indonesia, lalu kedua adala PAPER tingkat Sekolah Tinggi/Universitas sederajat yang diikuti lebih dari 20 sekolah tinggi dan universitas ternama di Indonesia, dan yang terakhir adalah Video Kreatif tingkat Sekolah Tinggi/Universitas sederajat yang diikuti lebih dari 20 sekolah tinggi dan universitas ternama di Indonesia. Rangkaian perlombaanPRESENT 2018 telah berlangsung dari bulan Februari yaitu babak penyisihan sampai ahirnya terpilih untuk mengadiri simposium di STEI TAZKIA.
Pada pukul 08.00 ketiga perlombaan pun dimulai secara serentak karena sebelumnya kami selaku panitia telah mmbentuk 3 tim untuk perlombaan tersebut. Rangkaian perlombaan olimpiade adalah yang pertama sesi tanya jawab lalu sesi soal lemparan dan sesi ketiga soal rebutan setelah melewati ketiga sesi tersebut kami selaku panitia dan dewan juri akan mengakumulasi nilai lalu mengumumkan yang lolos untuk kebabak final. Seteah pengumuman babak final, setiap tim yang berhasil lolos mengambil study case yang nantinya akan mereka presentasikan di depan para juri untuk penilaian terakhir. Setelah presentasi selesai kami selaku panitia dan dewan juri akan menentukan pemenang dari perlombaan olimpiade. Selanjutnya rangkaian perlombaan paper adalah masing-masing tim akan mempresentasikan paper yang telah mereka buat setelah itu akan diberikan study case dan dipresentasikan kembali. Setelah presentasi selesai kami selaku panitia da dewan juri akan menentukan pemenang dari perlombaan paper. Lalu perlombaan terakhir yaitu video kreatif rangakaiannya adalah mempresentasikan hasil video yang telah mereka buat lalukami selaku panitia dan juri akan menentukkan pemenang perlombaan video kreatif. Rangkaian acara perlombaan ini berakhir pada pukul 15.00.
HARI KETIGA, SELASA 13 MARET 2018.
Bogor – Rangkaian terakhir acara PRESENT 2018 adalah Field Trip yang diikuti oleh seluruh peserta perlombaan. Acara tersebut dimulai pada pukul 07.00 yaitu berangkat dari STEI TAZKIA menuju Balai Kirti Bogor. Pada pukul 12.00 para peserta kembali ke STEI TAZKIA untuk menghadiri acara penutupan PRESENT 2018 yaitu “ National Culture Festival”. National Culture Festival adalah ajang dimana para konsulat yang berada di STEI TAZKIA menunjukan bakat dan melepas rindu dengan budaya-budaya dari daerah masing-masing. Konsulat yang turut hadir dan memeriahkan acara tersebut dianataranya adalah Padang, Bali Nusa Tenggara, Baraya Sunda, Kalimantan, Aceh dan banyak daerah-daerah lainnya. Rangkaian acara tersebut adalah pertama yaitu penampilan busana daerah, lalu kedua memperkenalkan masakan khas daerah masing-masing dengan hiasaan booth yang sudah disediakan, lalu ketiga penampilan perdaerah. Acara tersebut semakin meriah karena juri pada national culture festival adalah para mojang jajaka jawa barat yaitu, Hj. Elsa Fernanda Zeta, S. Ars selaku mojaka Jawa Barat 2015, Khairiyah Kamilah selaku mojang Jawa Barat 2016 dan Iwan S.Th.I selaku BMT (Baitul Mal Tazkia). .
Setelah kami panitia dan para dewan juri telah menentukan pemenang, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang-pemenang perlombaan. Yang pertama yaitu Olimpiade juara 1 YAPIA (Parung) Juara 2 Raudatul Hasanah (Medan) dan juara 3 Al Irsyad (Perwokerto). Selanjutnya PAPER juara 1 Universitas Negri Semarang (UNNES), juara 2 Universitas Indonesia (UI) dan juara 3 Insitut Pertanian Bogor (IPB). Selanjutnya Video Kreatif juara 1 LDK As Salam (Universitas Trilogi) , juara 2 Manajemen (Universitas Negri Jakarta) dan juara 3 TAZKIA 16 (STEI Tazkia) dan yang terakhir National Culture Fesitval penampilan busana daerah juara 1 Kalimantan & juara 2 Padang, Stand terbaik juara 1 Bali Nusa Tenggara & juara 2 Padang, dan terahir penampilan favorite juara 1 Padang & juara 2 Baraya Sunda.
Demikian rangkaian acara PRESENT 2018, kami segenap panitia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat sponsorship dan para mahasiswa mahasiswi yang telah memeriahkan PRESENT 2018 dan mohon maaf jika ada banyak kekurangan dari kami. Tujuan kami dengan adanya acara ini untuk menciptakan para generasi ekonom muda yang siap memperbaiki perekonomian indonesia lebih baik. Sampai bertemu di PRESENT 2019. -
PRESENT 2018 Progres Sharia Economics Event
Kompetisi bergengsi mengenai pengetahuan ekonomi islam berupa test tulis, cerdas cermat, analisis, dan studi kasus guna mencetak para intelektual muda??
?Ketentuan peserta :
1⃣Setiap tim (maks. delegasi 2 tim) terdiri dari 3 Siswa/i aktif SMA/SMK/MA/Sederajat
2⃣Pendaftaran peserta melalui website :3⃣Tim yang lolos ke babak perempat final dikenakan biaya sebesar IDR 350.000/anggota dan pembimbing 100.000/orang
Transfer via rek Bank Muamalat 7240005910 A/N M Wahyudi Pranata
4⃣Konfirmasi transfer biaya via sms ke +62822 3166 5591 dengan format :
Nama rekening #asal sekolah#tanggal transfer
⌛Time line :
➡Pendaftaran : 1 Januari-14Februari 2018
➡Babak penyisihan online : 15 Februari 2018
➡Pengumuman lolos perempat final : 20 Februari 2018
➡Technical meeting : 10 Maret 2018
?Perempat final & final : 11-12 Maret 2018 (kampus STEI Tazkia) ?Hadiah :
1. Trofi ??
2. Sertifikat??
3. Uang tunai ???Materi Olimpiade :
Terkait materi dan teknis dpt mengunduh booklet dan modul olimpiade di www.kseiprogres.com
☎Informasi lebih lanjut :
Ikhwan/Pria :
0812 2553 5853Akhwat/Wanita :
0822 3166 5591So, tunggu apalagi? Segera daftarkan sekolahmu???? ?Join us on media social :
Website :www.kseiprogres.com
Email : Olimpiadepresent@gmail.com
Instagram : progres tazkia
Twitter : @KSEI_Progres -
Present 2018 Creative Video
Creative Video Competition
*?Tema :*
*Optimizing The Role of Small-Medium Enterprise For Better Indonesia**?Sub tema :*
?Potensi UMKM di Era Digital
?Peran ZISWAF terhadap Pengembangan UMKM
?Potensi UMKM untuk Indonesia Berdikari*???Ketentuan peserta :*
1⃣Mahasiswa aktif yg menempuh jenjang Pendidikan D3/S1 di seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia
2⃣Lomba bersifat Tim(group) yang terdiri dari 2-3 orang, pemeran tidak termasuk hitungan Tim
3⃣Untuk Pendaftaran, peserta mengisi google form dengan mengunjungi link:4⃣Pendaftaran dikenakan biaya sebesar IDR 30.500/Tim
➡Transfer via rek Bank Syariah Mandiri 7109903404 a/n M Farhan Abdurrahman
➡ Konfirmasi transfer via sms/WA ke 0858-2234-0640/0856-5978-1818 dengan mengirimkan bukti Transfer pembayaran
5⃣Tim yang lolos ke babak Final diwajibkan mengikuti Rangkaian Acara Present selama 3 hari dan dikenakan biaya sebesar IDR 300.000 /orang (Penginapan, Akomodasi, konsumsi, sertifikat, Tiket seminar Nasional, fieldtrip)
6⃣ Setiap Peserta yg sudah terdaftar dan Mengunggah videonya ke youtube akan mendapatkan E-Serifikat Video Kreatif Nasional*⏳Timeline :*
?Pendaftaran Online: Tgl 10 Januari – 15 Februari 2018
?Upload video, pengumpulan like & viewers: Tgl 20 Januari – 20 Februari 2018
?Pengumuman 5 besar: Tgl 25 Februari 2018
?Registrasi ulang peserta(lolos final) : 25-27 februari 2018
?Kedatangan Peserta: Tgl 9-10 Maret 2018 (peserta dari luar jabodetabek diharapkan datang pada tgl 9 Maret 2018)
?Technical meeting: Minggu, 11 Maret 2018*?Babak Final :*
? Senin, 12 Maret 2017 ? kampus *STEI Tazkia**?Hadiah :*
1. Trofi
2. Sertifikat
3. Uang tunai jutaan rupiah*?Booklet :*
Terkait syarat, ketentuan dan teknis lomba dapat mengunduh booklet di⏱So… Tunggu apalagi? *Segera daftarkan Tim mu ‼*
?Tunjukkan Kreatifitasmu dengan mengikuti Lomba video Kreatif *Present 2018*
?Informasi lebih lanjut :
Ikhwan/Pria :
??♂085822340640 No WA only
Akhwat/Wanita :
??0856-5978-1818 No SMS/WA??♂Join us on social media:
? Website: www.progrestazkia.com
? Email: vidkrepresent2018@gmail.com
? Instagram: progrestazkia
? Twitter: @KSEI_Progres
? Facebook: progres tazkia -
Present 2018 Call for Paper
? Paper Competition?
? Tema : “Optimizing The Role of Small Medium Enterprise for Better Indonesia”
? Sub Tema :
1⃣ Peran Fintech syariah dalam mengoptimalkan UMKM
2⃣ Lembaga Mikro Keuangan Syariah untuk peningkatan daya saing dan pemberdayaan UMKM
3⃣ Meningkatkan kualitas UMKM dengan literasi keuangan syariah
4⃣Asuransi Syariah untuk perlindungan dan pengembangan UMKM
5⃣Peran ZISWAF untuk kemajuan UMKM Indonesia?Peserta merupakan mahasiswa D3/S1 baik negeri maupun swasta
?Peserta bisa membaca Syarat dan ketentuan (booklet) lomba ini di? Peserta mendaftar bisa mengisi formulir pendaftaran di
? peserta yang ingin mengirimkan abstraknya ke presentpaper2017@gmail.com
?Semua peserta akan mendapatkan e-sertifikat baik yg lolos maupun tidak
? *Timeline* :
✔ *Pendaftaran + pengumpulan abstrak*
? *Gel 1: 1-16 Januari* ?35k
? *Gel 2: 17-26 Januari* ? 50k
✔ 1-21 februari 2018 (pengiriman full paper)
✔11-13 Maret (Main event)?Hadiah :
Juara 1,2 dan 3
Uang tunai + sertifikat + trophy☎ Contact Person :
?Ikhwan : 0812-8375-866
?Akhwat : 0813-3640-4855? Join us on media
? Ig: progrestazkia
? Web: www.kseiprogres.com -
Pertumbuhan Keuangan Syariah 2018 Diprediksi Lebih Baik
? Weekly News ?
¤ Kurs Tengah USD-IDR Rp.13.498,-
¤ BI 7-Day RR 14/12/17 4,25%
¤ Inflasi IHK per bulan Des 2017 3,61%
¤ Target Inflasi 2018 3,5% (1%)
¤ IHSG 03/01/18 close on 6.251,48 ⬇ 87,76 (1,38%)
¤ JII 03/01/18 close on 740,20 ⬇16,91 (2,23%)
¤ ISSI 03/01/18 close on 186,67 ⬇ 3,06 (1,61%)1. Peneliti Ekonomi Syariah SEBI School Aziz Setiakawan memprediksi pertumbuhan keuangan syariah akan lebih baik, terutama pada tahun 2018 setelah tren sebelumnya terlihat melambat.
.
2. Beliau berkata berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan aset keuangan syariah 2017 telah mencapai lebih 20 persen untuk year on year.
.
3. Secara Industri keuangan syariah berkembang dengan proporsi masing-masing. Untuk perbankan syariah sebesar 37%, industri keuangan non-bank (IKNB) syariah sebesar 9,51% dan pasar modal syariah sebesar 52,37%.
.
4. Total aset keuangan syariah Indonesia saat ini sudah menembus seribu triliun rupiah,namun posisi Malaysia tetap lebih baik dari Indonesia.
.
5. Aziz yakin, untuk selanjutnya posisi keuangan syariah secara umum akan meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan juga lebih baik. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan bisa sampai 5,2-5,3% lebih tinggi dari 2017 yang masih dibawah 5,1%.
.
6. Beliau juga mengatakan kondisi ekonomi yang kondusif akan mendorong demand untuk sektor keuangan syariah juga tumbuh lebih baik
.
Sumber : www.republika.co.id -
Bank Syariah Bisa Ekspansi ke Pembiayaan Infrastruktur
Weekly News
¤ Kurs Tengah USD-IDR Rp.13.427,-
¤ BI 7-Day RR 14/12/17 4,25%
¤ Inflasi IHK per bulan Nov 2017 3,30%
¤ Target Inflasi 2017 4% (1%)
¤ IHSG 27/12/17 close on 6.277,17 ⬆ 56,15 (0,90 %)
¤ JII 27/12/17 close on 745,82 ⬆ 1,97 (0,27 %)
¤ ISSI 27/12/17 close on 187,29 ⬆ 0,98 (0,53 %)” Bank Syariah Bisa Ekspansi ke Pembiayaan Infrastruktur ”
1. Target pembiayaan bank syariah pada 2018 dinilai akan tetap tumbuh dua digit atau lebih tinggi dari tahun ini. Secara umum, target pembiayaan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Syariah berkisar antara 15 persen sampai 30 persen.
.
2. Ekonomi Syariah SEBI School of Islamic Economics Aziz Setiawan mengatakan, ke depan, pembiayaan infrastruktur akan menjadi salah satu pilihan untuk ekspansi pembiayaan yang paling memungkinkan dan layak. Dan karena kompetensi pembiaya infrastruktur masih baru di bank syariah, maka pilihannya melalui sindikasi pembiayaan yang realistis.
.
3. Ia menambahkan, nantinya pola sindikasi pembiayaan infrastruktur bank syariah akan semakin banyak, baik jangka panjang, pendek, dan menengah. Apalagi, secara tren ekonomi pun menunjukkan permintaan (demand) pada sektor itu sangat baik, ditambah jaminannya juga baik.
.
4.Seiring dengan upaya pemerintah untuk memacu pembangunan infrastruktur, pembiayaan ke infrastruktur akan menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan bisnis perbankan syariah tahun depan.
.
5. Menurutnya, dalam RBB syariah 2018, beberapa bank juga menunjukkan kecendurangan pembiayaan ke infrastruktur sebagai fokus penting. Tahun ini, pembiayaan infrastruktur beberapa bank syariah pun telah tumbuh 30 persen.
.
6. Aziz menambahkan, tidak hanya ke infrastruktur, pembiayaan bank syariah tahun depan juga akan fokus ke sektor lain. Diantaranya perumahan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta sektor perdagangan.
.
Sumber : www.republika.co.id -
Akad Tabarru
?Kesimpulan Notulen:
*Wakalah* adalah Perwakilan suatu pihak mewakilkan suatu urusan kepada pihak lain
*Kafalah* adalah suatu pihak memberikan jaminan terhadap utang/pekerjaan yang dimiliki orang lain
*Hawalah* adalah memindahkan penagihan utang ke orang lain yang memiliki piutang ke orang tersebut
Prakterk real di LKS:
*Wakalah* :
1.Transfer uang
2. L/C syariah
3. Investasi Reksadana Syariah
4. Pembiayaan rekening koran
5. Asuransi syari’ah*Kafalah*
1. Bank garansi
2. L/C
3. Jaminan prestasi*Hawalah*
1. Anjak piutang (factoring)
2. Debt transfer1. *Apakah diperbolehkan ada ujrah/fee/upah pada kafalah?*
Pada prinsipnya tidak boleh, tetapi dalam fatwa DSN di perbolehkan selama tidak memberatkan2. *Apakah akad Hawalah harus dilakukan secara tertulis?*
Harus tertulis tetapi dalam fatwa DSN boleh tidak tertulis dgn syarat orang di alihkan utangnya mengetahui3. *Macam” kafalah*
Kafalah bin nafs : memberikan jaminan dgn dirinya / nama baik
Kafalah bil maal : jaminan pembayaran barang/utang
Kafalah bil taslim: jaminan pengembalian barang yang disewa
Kafalah Al munjazah: jaminan terhadap sesuatu (con: proyek) tanpa batas waktu4. *Ketikan kafalah mengandung ujrah Bolehkah akadnya di batalkan secara sepihak?*
Dari DSN dikatakan jika di dalam akad Kafalah terdapat ujrah maka tidak boleh di batalkan secara sepihak (Lazim)5. *Anjak piutang syariah?*
(Factoring) dengan akad wakalah bil ujrah.
Semoga Bermanfaat ???
Further information:
Fb: Progres Tazkia
Twitter: @KSEI_Progres
Ig: Progrestazkia
Youtube: KSEI Progres -
Literasi Wakaf di Bogor
Potensi wakaf di Bogor sangat besar, tetapi penghimpunannya masih kecil. Berbagai literatur menyebutkan, kecilnya ini disebabkan oleh masalah literasi. Literasi adalah pemahaman, kesadaran. Orang masih ada yang enggan untuk berwakaf karena kecilnya pemahaman mereka. Maka Research question saya adalah 1. Berapakah literasi wakaf pada penduduk Bogor?, 2. Apa hubungan antara literasi wakaf dengan profil dari masyarakat (gender, age, dan income).
Mengapa Bogor?
93% masyarakat kota Bogor adalah muslim.
Masyarakat Bogor heterogen, terdiri dari berbagai suku dan agama dimana 28% adalah migrant (bukan penduduk tetap).
Pilot project. Ini adalah project awal sambil menyempurnakan penelitian. Penelitian ini baru dipresentasikan di Turki dan belum di publish karena cakupannya masih sempit yaitu wilayah Bogor, belum skala nasional seperti jabodetabek atau skala internasional, Indonesia.Contoh wakaf adalah Nabawi mosque, wheel of water (uthman) yang terkenal karena rekening atas nama Usman masih mengalir sampai sekarang, Bayraha, Land of Khaibar, dan yang terakhir juga kasus jamaah haji Aceh mendapat uang saku sekitar 300 real. Ada tanah yang diwakafkan di sana untuk menampung jamaah haji Aceh, namun setela perluasan masjidil haram, tempat tersebut dijadikan hotel. Karena sudah tidak ditempati oleh jamaah haji Aceh, maka jamaah haji Aceh mendapatkan uang saku dari profit hotel tersebut.
Legal Aspect wakaf di Indonesia:
Fatwa MUI tahun 2002
UU No. 41 tahun 2004
Peraturan Pemenrintah No. 42 tahun 2006
Peraturan Badan Wakaf Indonesia No. 4 tahun 2010Saya akan menerangkan hasil survey saya, tetapi sebelumnya, saya minta waktu 5 menit untuk melakukan survey kepada kalian, kira-kira pengurus progress yang aktif mendakwahkan ekonomi islam, sudah sejauh mana pemahamannya tentang wakaf.
Financial literacy menurut OECD adalah definition of awareness, knowledge, skill, attitude and behavior necessary to make sound financial decisions and ultimately achieve individual financial wellbeing. Based on the definition, wakf literacy in this study consists of 3 elements:
Theory understanding
Willness
Wakf performance
Oleh karena itu kuisioner yang diajukan mencakup pemahaman tentang wakaf, seberapa jauh keinginan berwakaf, dan apakah pernah berwakaf atau tidak.Beberapa penelitian sebelumnya membenarkan bahwa salah satu masalahnya terdapat pada pemahaman. Menurut Siswantoro juga demikian, malasalahnya terletak pada literasi, pemahaman atau understanding. Menurut Nur Aini Muhammad Fuad, di Selangor 70% masyarakat tidak paham adanya wakaf saham. Penelitian dari Arnold et al yang melakukan survey terhadap 350 mahasiswa University of Technology Umara menunjukkan hasil bahwa mereka tidak punya informasi yang cukup tentang wakaf. Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa yang mendorong orang untuk berdonasi adalah pemahaman. Kalau seseorang paham apa itu wakaf, apa manfaatnya pasti dia akan berdonasi. Penelitian di Brunei Darussalam 50% dari responden paham wakaf, dan 20% nya pernah wakaf. Akan tetapi wakafnya hanya sebatas masjid atau tempat ibadah.
Research method menggunakan data primer, sampling, waktunya dari Juli sampai Agustus, jumlah responden 100 orang, dan ini mengukur antara literasi dengan background dari responden. Hasilnya kebanyakan responden adalah laki-laki, umur rata-rata 25-40 tahun, pendidikan rata-rata diploma, S1, dan S2, namun ada juga beberapa yang senior high school, bisa dikatan responden adalah educated profile. Responden income rata-rata di bawah Rp 5.000.000.
Terkait pemahaman
Objek wakaf
Makanan dan minuman sebagai objek wakaf, 26% responden mengatakan bisa. Sebenarnya tidak bisa karena makanan dan minuman tidak tahan lama.
Wakaf dalam bentuk logam mulia atau uang, sebagian besar sudah benar mengatakan bisa.
Wakaf dalam bentuk tanah atau bangunan, sebagian sudah betul menjawab pertanyaan ini.
Bolehkah wakaf dalam bentuk hak kekayaan intelektual, hanya 55% yang mengatakan bisa, padahal hak kekayaan intelektual bpleh diwakafkan.
Perlakuan terhadap harta wakaf
Harta wakaf boleh diperjualbelikan, tidak
Harta wakaf boleh dihibahkan, tidak
Harta wakaf boleh diwariskan, tidak
Harta wakaf boleh bersifat sementara, yakni dikembalikan ke pemilik asal setelah kurun waktu tertentu. Ada perbedaan pendapat, yang saya jadikan patokan adalah fatwa MUI yang ada di Undang-Undang bahwa harta wakaf bisa bersifat sementara. Tapi jarang dikampanyekan di masyarakat awam karena ditakutkan akan membuat bingung masyarakat.
Manfaat wakaf
Untuk manfaat saya yakin sebagian anak progress sudah paham.
Mekansme atau prosedur berwakaf
Wakaf dapat dimasukkan ke dalam kotak amal masjid, tidak bisa.
Wakaf dapat diberikan langsung kepada fakir miskin, tidak bisa, itu zakat namanya.
Wakaf harus melalui lembaga atau perorangan yang bertindak sebagai madzir, 29% masyarakat tidak paham tentang harus adanya nadzir.
Wakaf cukup dengan lisan, tanpa bukti tertulis, masih banyak masyarakat yang mengatakan tidak penting adanya bukti tertulis, padahal sekarang semua legalitas harus ada sertifikatnya.
Apakah anada mengetahui BWI? Saya yakin sebagian besar kalian tahu.
Apakah anda mengetahui lembaga social yang menerima wakaf? Saya yakin semua tahu.
Apakah anada mengetahui bahwa wakaf uang dapat dibayarkan melalui lembaga keuangan syariah? Saya yakin anak progres tahu.
Secara umum level of understanding, yang betul-betul paham tentang wakaf, yang benar-benar paham 2%, paham 31%, cukup paham 33%, kurang paham 26%, tidak paham 8%.Terkait willness
Hasilnya yang mengatakan sangat ingin wakaf hanya 37 orang, dan yang kuat keinginannya sekitar 45 orang., masih ada yang pesismis tidak ingin wakaf. Beberapa mengatakan kendalanya pada uang.Wakaf performance
Ketika dittanya pernah wakaf atau tidak, Alhamdulillah 47% mengatakan pernah berwakaf. Rata-rata wakafnya dalam bentuk aset, sekitar 70% wakafnya dalam bentuk uang. Kebanyakan mereka wakaf melalui masjid, bebrapa juga melalui orang yang mereka hormati. Ketika ditanya kenapa mereka berwakaf, mereka menjawab untuk mendapat reward atau pahala dan ridha Allah SWT, dan sebagian beralasan untuk menolong dan membantu orang lain. Sebagian lain ditanya mengapa tidak mau berwakaf, mereka menjawab tidak punya uang. -
KEMBANGKAN MINAT DAN KUALITAS PENELITIAN? RESEARCH CAMP JAWABANNYA
Oleh: Alwi Abi Azhar
KSEI PROGRESS STEI Tazkia mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah acara Research Camp. Acara ini merupakan program kerja FoSSEI (Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam) Jabodetabek, yang bertujuan untuk memfasilitasi para anggota KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) se-Jabodetabek untuk meningkatkan Kemamuan,Kemampuan dan kualitas penelitian Ilmiah, khususnya penelitian ilmiah mengenai Ekonomi Islam.
Berkaca dari kondisi Penelitian Ilmiah di Indonesia, bisa dikatakan sangat memprihatinkan apabila kita melihat pebandingan jumlah publikasi penelitian ilmiah negara kita dengan beberapa negara di asia tenggara. Disaat Malaysia mampu menghasilkan 214.883 dokumen jurnal penelitian, serta Singapura yang mampu menghasilkan 241.361 dokumen, Indonesia hanya mampu menghasilkan 54.146 dokumen saja (Scimago Journal & Country rank). Padahal populasi penduduk di Indonesia jauh lebih besar dari pada populasi penduduk di 2 negara tersebut.
Fakta tersebutlah yang melatar-belakangi dilaksanakanya acara Research Camp,
Research Camp, sesuai namanya merupakan acara berupa seminar dan pelatihan mengenai penelitian ilmiah. Berbagai macam topik mengenai penelitian Ilmiah dibahas di dalamnya. Adapun tema dari acara Research Camp tahun ini adalah Enhancing Research Toward Socio-Techno Finance for Small medium Enterprise Development.Tema tersebut diangkat dengan tujuan untuk mencari tahu seberapa penting peranan teknologi keuangan (financial technology) terhadap pemberdayaan UMKM.
Research Camp diadakan selama dua hari, yaitu Tanggal 9-10 Desember lalu. Meskipun diadakan di akhir minggu yang biasanya digunakan untuk beristirahat atau bermain, peminat dari acara ini bisa dikatakan cukup banyak.
Dihadiri oleh 6 pembicara dengan pengalaman dan sepak terjang yang panjang di dunia penelitian, acara ini tidak hanya memberikan kesan menarik, namun juga meningkatkan minat peserta untuk menghasilkan suatu karya dari penelitian Ilmiah.
Dibuka oleh pembicara pertama yaitu Fatturroyhan, lulusan terbaik universitas Darussalam Gontor tahun 2017. Beliau menyampaikan kiat-kiat agar berhasil mengikuti konferensi tingkat Internasional. Kegigihan dalam menuntut ilmu merupakan punch line utama dalam materi yang disampaikanya. Selain itu, Fattur juga mengajak para peserta untuk tidak takut bermimpi keluar negeri.
Pembicara selanjutnya adalah bapak Ali Sakti, yang merupakan peneliti dari Bank Indonesia. Beliau mengangkat tema mengenai pengembangan wakaf untuk pendidikan Islam. Yang menarik dari pembahasan beliau adalah cara penjelasan mengenai wakaf tersebut. Pembahasan mengenai wakaf tidak hanya bisa dijelaskan berdasarkan metode penyamapaian dengan model penyampaian Islami, namun juga bisa dijelaskan secara logis dan empiris, bahkan bisa diberi pemodelan grafik mengenai peranan wakaf dalam pengembangan Pendidikan Islam.
Pengisi acara atau pembicara yang ketiga adalah Kepala Program Studi Ekonomi Islam di STEI Tazkia, yaitu bapak Nashr Akbar. Beliau menjelaskan gambaran besar mengenai penelitian ilmiah. ‘Why do We Do Research? adalah pertanyaan yang menjadi pertanyaan pembuka sekaligus topik utama yang dibahas oleh belliau. Dijelaskan pula mengenai kriteria dari penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.
Di hari kedua yaitu tanggal 10, kehadiran Dr. M .Mahbubi Ali sebagai pembicara memberikan semangat dan suntikan energi baru untuk menulis. Dr. Mahbubi menerangkan bahwa menulis merupakan salah satu perintah di dalam agama Islam. Beliau juga memberikan berbagai pandangan ilmiah mengenai mengenai keuangan syariah di beberapa negara di asia tenggara, serta menekankan pentingnya peningkatan penelitian kualitatif di Indonesia.
Sesi selanjutnya disi oleh pembicara yang merupakan alumni dari Durham University di United Kingdom atau Inggris, yaitu Bazari Azhar Azizi. Di sesi ini, Beliau memberikan materi pelatihan mengenai salah satu metodologi penelitian yaitu metode VAR-VECM. Metode tersebut merupakan salah satu metode yang sangat bermanfaat untuk penelitian kuantitatif.
Pembicara keenam yang juga merupakan pembicara terakhir, merupakan seorang jurnalis yang aktif di media massa Kontan, yaitu Bapak Sandi Baskoro. Dengan tema How to Publish Your Idea and Opinion on Mass Media and Scientific Paper”. Beliau memberikan wawasan baru mengenai dunia kepenulisan khususnya jurnalistik & media massa. Selain itu, disampaikan pula mengenai kiat-kiat bagaimana suatu tulisan dapat mencapai jumlah peminat yang tinggi.
Rangkaian acara Research Camp ditutup dengan sharing pengalaman oleh peserta. Rasa antusias dan kepuasan akan pengalaman yang didapat diacara ini, mewarnai wajah para peserta disaat mereka menyampaikan pengalaman berharganya.
Acara Research Camp ini, selain bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas peneilitian ilmiah para anggota KSEI se-Jabodetabek, juga memiliki cita-cita untuk memberikan kontribusi bagi dunia penelitian di Indonesia.